Showing posts with label travel. Show all posts
Showing posts with label travel. Show all posts

Saturday, July 8, 2017

Hotel Gantung" Tertinggi Sedunia di Purwakarta Bisa Dicoba Oktober 2017



 Sejauh ini, hanya ada satu skylodge alias hotel gantung di dunia yang berlokasi di Peru. Hotel gantung tersebut berada pada dinding tebing dengan ketinggian sekitar 122 meter di atas permukaan tanah.
Namun kini, operator aktivitas outdoor di Badega Gunung Parangtengah membuat "hotel gantung" di sisi tebing Gunung Parang,Purwakarta, dengan ketinggian 400-900 meter.
Gunung Parang tentu sudah santer terdengar di telinga para pemanjat tebing Indonesia maupun mancanegara.
“Hotel gantung ini berada di ketinggian 400-900 meter, sepertinya di Asia belum ada. Hanya di Peru yang terkenal,” ujar Dedi Mulyadi, BupatiPurwakarta saat dihubungi.
Jika dilihat sleeping capsules di Peru berada di ketinggian 400 kaki, atau sama dengan 122 meter. Di Gunung Parang, hotel gantung ini memiliki ketinggian 400-900 meter. Bisa dipastikan merupakan hotel gantung yang tertinggi di dunia untuk saat ini.
Hotel yang akan diberi nama Pajajaran Anyar itu mulai digagas sejak akhir tahun 2014. Digagas oleh masyarakat penggiat panjat tebing sekaligus operator via ferrata,  Badega Gunung Parang, dan tentunya Bupati Purwakarta.
“Ide awalnya adalah kita ingin ada hunian atau penginapan di dindingGunung Parang, dan setelah melihat dan mengkajinya ternyata ada contoh di Peru, maka kita ambil ide seperti di Peru dengan beberapa perbaikan desain,” ujar Dhani Daelami selaku penggagas operatorBadega Gunung Parang .


Dalam pembangunannya, masyarakat penggiat panjat tebing dariBadega Gunung Parang dibantu tim arsitek ARCTech dan profesional ahli. Mereka juga mengalkulasi bagian-bagian rumit antara desain, berat, dan kekuatan bangunan ini.
Dhani mengatakan nantinya akan ada 11 ruangan yang dibangun menggantung di sisi tebing Tower 3 Gunung Parang. Seluruhnya tersebar di rute via ferrata, dan beberapa titik yang eksotis di sana.
Pembangunan hotel gantung di sisi tebing Gunung Parang, Purwakarta.
Sebelas skylodge itu pun memiliki ketinggian yang berbeda-beda, mulai 400 meter (terendah dan termurah), hingga di ketinggian 900 meter dengan harga kamar termahal.
“Insya Allah jika semuanya lancar maka akhir September semua sudah jadi, dan Oktober sudah bisa dipakai,” sahut Dhani.
Menariknya, hingga saat ini yakni awal Juli, sudah ada sekitar 100 pemesan dari wisatawan asing maupun dalam negeri. Pihak pengelola pun segera membatasi, khawatir over kuota.
Sebelum beroperasi, hotel tersebut akan masuk tahap pengecekan dan uji coba terlebih dahulu di akhir September.
Hotel berbentuk kapsul ini berukuran 2,5 x 6 meter – 8 meter, dengan kapasitas dua hingga lima orang. Namun, pengelola merekomendasikannya hanya sampai empat orang dewasa





Wednesday, July 5, 2017

Confused about the laptop ban? Your questions answered



The US has done it, and so has the UK. Now two months on, Australia are also looking into “implementing a ban on passengers bringing laptops into the airplane cabin on certain international flights.”
Australia’s Prime Minister, Malcolm Turnbull, said that the country was “taking into account all the information and advice” relating to the possibility of going ahead with the ban.
And there may be more to come. US President Trump has said that he will expand the ban to flights from Europe as well. Major European carriers, such as Lufthansa, British Airways and Air France-KLM would be affected, as well as US airlines that fly from European airports.
The issue of laptops and phones on planes is becoming confusing, We answer your questions below and will keep you posted as more news is released:

Which countries have implemented the ban?

The US banned laptops in March this year from being carried in cabin bags on flights from Muslim-majority countries. British followed suite choosing its own routes to implement the ban. Australia may be next.

Why have they done this?

Compelling intelligence was received that a clutch of terrorist groups, including al-Qaida, were planning to implant explosives into electronic devices, in effect creating a laptop bomb.
Only last year, al-Shabaab, the Somali insurgent group managed to detonate an explosive-filled laptop on a flight out of Mogadishu. The explosion made hole in the side of the plane killing only the bomber. Further loss of life was avoided because the plane had not quite taken off and so was still low. This meant the pilot was able to land the plane safely.
Had the flight been in mid-air the result would have been catastrophic.

Will this effect security measures?

There are fears in the airline industry that chaos will ensue with longer security lines, more delays and even confusion especially during the peak times such as the summer months.

What devices are banned?

UK: All electronic devices that have built-in batteries and plugs that are bigger than 16cm long, 9.3cm wide or 1.5cm deep. The range includes laptops, tablets, phones, e-readers and DVD players. To give you an idea of perspective, the iPhone 7 Plus is not affected because it only measures 15.8cm x 7.8cm x 0.73cm. So get your tape measure out to be sure.
US: The following items are detailed by The US Department of Homeland Security (DHS) but they have said that this list is not exhaustive: laptops, tablets. e-readers, cameras. portable DVD players, game consoles larger than a smartphone, travel printers and scanners.
Our advice: if in doubt, do without and leave your devices behind.

Which routes are affected?

If you are flying into the UK from Turkey, Lebanon, Jordan, Egypt, Tunisia and Saudi Arabia you will not be able to carry your laptop or other large smart device in your carry-on.
The US ban applies to all direct flights from Egypt, Jordan, Kuwait; Casablanca in Morocco; Doha in Qatar; Riyadh and Jeddah in Saudi Arabia; Istanbul in Turkey; and Abu Dhabi and Dubai in the United Arab Emirates.

Which UK airlines are affected?

In the UK, all passengers travelling on the following airlines from the listed countries will not be allowed to carry large electronic items in their cabin luggage: British Airways, Easyjet, Jet2, Monarch, Thomas Cook, Thomson. The ban also covers eight overseas airlines that fly to and from UK airports including: Turkish, Pegasus, Atlas Global, Middle East Airlines, Egyptair, Royal Jordanian, Tunis Air, Saudia.
Incidentally…
You can still take your USB sticks with you which is handy as Emirates is lending passengers on flights from Dubai to the US Microsoft Surface tablets to use in-flight.

Is luggage carried in the hold affected?

No.

Will travel insurance cover electronics in hold luggage?

As a general rule most travel insurance will not cover theft of unattended items which you can’t see or aren’t close to you. However it’s worth checking with your insurance company before you travel.

Sunday, July 2, 2017

Lambang Semangat Kota Malang



Letaknya yang tidak jauh dari stasiun Kota Baru menjadikan landskap ini menjadi jujukan para turis di setiap akhir pekan. Berlatar gedung pemerintahan yaitu balaikota Kota Malang dan ditemani oleh berbagai bunga-bunga yang cantik membuat Tugu kota Malang ini semakin menawan dan menarik.
Dibalik pagar hitam setengah badan, dan diantara beningnya air tempat teratai yang selalu berlomba untuk mengembang, ada sekilas kisah sejarah dan nilai filosfis yang termuat dalam menjuangnya bangunan tugu yang gagah nan indah ini.
Sejarah merekam, awalnya area tugu ini adalah taman yang diberi nama sebagai JP Coen Plein yang dibuat untuk menghormati  gubernur jenderal Jaan Pieterzoen Coen. Taman ini hanya berupa area melingkar dengan taman yang terbuka. Taman ini sebenarnya hanya digunakan sebagai pelengkap halaman gubernuran Hindia Belanda.
Pada tahun 1946 taman ini mempunyai penghuni baru yaitu Tugu Malang, yang pada saat itu diresmikan sendiri oleh presiden pertama Ir Soekarno. Monumen yang belum sempat selesai 100 persen harus menjadi korban atas keganasan pemerintahan belanda yang kembali berusaha menyerang dalam agresi militer I pada tahun 1947.  Dan dipugar kembali pada tahun 1953 oleh pemerintah Kota Malang, saat itu presiden Indonesia kembali hadir untuk meresmikan untuk kedua kalinya. Beberapa sumber bahkan mengatakan bahwa Tugu Kota Malang ini sebenarnya bukan hanya aset Malang melainkan Ikon Indonesia hal ini disebabkan Karena pada tahun 1946 Ir Soekarno menginginkan  Indonesia memiliki monument kemerdekaan, dari beberapa kota yang diajukan akhirnya malang lah yang dipilih. Dengan alasan Kota malang dari segi geografis bisa dikatakan relative aman Karena dikelilingi oleh gunung dan hanya memiliki satu akses masuk yaitu melalui Lawang.
Selain menarik dari segi sejarah bangunan ini juga menyimpan sisi filosofis yang indah. Yaitu seperti puncak tugu yang berbentuk seperti bambu runcing, hal ini melambangkan semangat perlawanan dalam memperoleh kemenangan. Pengingat waktu kemerdekaan juga terkandung dalam tugu Malang, tangga yang berentuk sudut 4 dan 5 melambangkan tahun, sedangkan bukan dan tahun diwakili oleh bintang yang mempunyai 8 tingkat dan 17 pondasi.
bukan hanya indah Tugu kota Malang ternyata telah menjadi saksi bisu perkembangan sejarah di Kota Malang.

Saturday, July 1, 2017

Hotel-hotel Dengan Desain View Unik dan Menarik

1. Hotel Kampung Lumbung



Salah satu Hotel dengan desain dan view unik di Malang Raya adalah Hotel Kampung Lumbung. Hotel ini berlokasi cukup strategis, berada di jalan raya Batu, tepatnya beralamat di Jl Puskesmas Dalam 1, Raya Beji. Hotel Kampung Lumbung terkenal dengan view nya yang indah dan unik, karena hotel ini menyuguhkan pengalaman menginap yang tidak terlupakan, dimana pengunjung dapat menikmati pemandangan alam khas pedesaan di Batu dari setiap sisi hotel. Unutk menuju hotel ini pengunjung harus melewati gang yang menanjak. View menarik dari hotel ini yakni nuansa tradisional dengan furnitur yang didominasi kayu yang khas dengan kearifan alam. Di hotel ini pula penginap dapat langsung menyaksikan pemandangan matahari terbit yang muncul dari balik Gunung Kawi, dan itupun cukup dilihat langsung hanya dari balkon kamar. Selain itu hotel ini menyajikan pemandangan bukit yang sebagian masih tertutup awan, nuansa hijau perkebunan. Hotel bintang 3 ini ditawarkan dengan tarif yang cukup terjangkau mulai harga Rp 800.000 per malamnya.
2. Hotel Pohon Inn




Satu lagi hotel di Malang yang menyuguhkan view unik. Adalah Hotel Pohon Inn yang beralamat di Jalan Temas, Batu. Dikatakan unik karena penginapan satu ini memiliki desain bangunan yang menyerupai batang pohon yang sangat besar. Interior di dalamnya pun dikonsep sangat detail agar tetap menjaga suasana satwa dan jungle. Letaknya sendiri ada diantara dua tempat wisata yang menarik yaitu Museum Satwa dan Batu Secret Zoo, menjadikan Pohon Inn tidak hanya nyaman untuk menginap saja tapi sekaligus untuk berwisata sambil menghirup sejuknya hawa pegunungan. Selain memiliki konsep yang unik, hotel ini juga mengutamakan kenyamanan pengunjungnya. Hotel ini dilengkapi dengan 28 Superior Rooms, 35 Deluxe Rooms 8 Executive Rooms. Jungle Fast Food, “Spinning Restaurant”, Amazone Resto, dan 2 Executive Meeting Rooms. Restaurant di hotel ini juga sangat unik dengan desain interiornya yang dipenuhi dengan pepohonan yang rimbun. Tarif yang dipatok memang cukup mahal, mulai dari Rp 700.000,- per malamnya

3. Villa Mulyono




Villa Mulyono terletak di Jl. Salam Bulukerto Bumiaji, Batu. Villa Mulyono ini salah satu penginapan yang unik view dan memiliki desainnya. Dari luar, sekilas penginapan ini terlihat tradisional, nampak dari furnitur serta arsitektur bangunan khas joglo. Yang membuat unik adalah desain arsitektur minimalis modern dengan segudang fasilitas yang membuat penginapan ini sangat nyaman. seperti, lantai kayu sepanjang teras hingga kamar, fasilitas kolam renang terbuka, sofa empuk, TV berlayar datar, hingga perlengkapan dapur modern. Ditambah lagi suasana yang sejuk dan panorama yang begitu mempesona, Villa Mulyono sangat cocok untuk beristirahat melepas lelah karena Villa ini terletak di ketinggian 1100 meter, penginapan ini dikelilingi perkebunan apel yang menjadi ciri khas Malang. Letaknya ini seolah membuat penginap sedang berada di negeri awan, saking tingginya. Penginapan pribadi ini sangat cocok untuk penginap yang ingin berbulan madu bersama pasangan sambil menikmati pemandangan luar biasa yang jarang ditemukan di kota lain.

4. Paddy City Resort


Satu lagi hunian berkelas di Malang yang tidak kalah bagus dengan yang lain, yakni Padi City Resort. Hotel yang berlokasi di Jln. Regulus No. 9, Dinoyo Malang, Malang ini memiliki pemandangan alami terbaik dan udara yang sejuk. Hotel ini menyediakan 18 kamar, sebuah cottage, dua ruang meeting indoor dan sebuah ruang meeting outdoor atau Gazebo. Selain itu, resor ini disempurnakan oleh berbagai fasilitas seperti kolam renang, area outbound, kedai kopi, studio musik, kolam pemancingan dan area bermain. Adapun fasilitas yang ditawarkan disini antara lain, kolam Renang. Kolam renang outdoor, wifi gratis di tempat umum. Keunikan di sini adalah konsepnya yang sangat alami, dikelilingi sawah, kebun sayuran, pohon kelapa, sungai Brantas dan teras padi di seberang sungai. Setiap kamar didesain dengan konsep alam dan banyak furniture kayu di dalamnya, sebuah pondok, sebuah Joglo Pakudusan ( rumah tradisional jawa dari Kudus), dan sebuah Joglo Limasan (rumah tradisional dari Bayat). Harga sewa yang ditawarkanpun cukup terjangkau, hanya Rp375.000 per malamnya sudah bisa menikmati bermalam di Paddy City Resort.


5. Ubud Hotel and Villas Malang


Hotel Ubud terletak di Jalan Bendungan Sigura-gura Barat No. 6, Malang. Hotel ini khusus didesain dengan gaya arsitektur Bali, dikelilingi pemandangan hijau dan sungai di sekitar hotel. Serasa bersantai di Bedugul dan Kintamani, kolam renang yang ada di hotel ini benar-benar bisa merefresh pikiran. Karena berkonsep Bali, hotel ini juga memiliki cita rasa makanan khas Bali untuk memanjakan lidah tamunya. Ubud Hotel memiliki banyak tipe kamar, seperti superrior room, river view, pool view, family room, nakula dan sadewa, puri dedari, puri ubud, barong reguler, dan barong family. Tarif disini cukup murah, yaitu sekitar Rp 300.000 untuk superior room. Fasilitas di dalam kamarnya sendiri pun sangat lengkap, sangat cocok menjadi referensi tempat menginapmu di Malang. Letaknya pun di lembah perbukitan, mirip dengan topografi Ubud.

From Bromo with Love



Entah kenapa Pesona Gunung Bromo Tengger Semeru selalu memaksaku untuk kembali dan kembali lagi menikmati maha besar surga dunia ciptaanNya ini. Awal pertama kali menginjakkan sepatu di tanah Gunung Bromo pada tahun 2013-2014. Masih ingat betul saat itu saya masih fresh-freshnya menyandang status mahasiswa baru di Universitas Brawijaya, Malang. Perjalanan pertama saya ke Gunung Bromo diajak teman-teman saya di suatu Organisasi yang ad di fakultas saya, FTP. “Yashhh..!”  mendadak, atau dadakan selalu menjadi ciri khas saya kalau ngetrip wkwk. Oke tepatnya kurang lebih kami ber-8 berangkat dari Malang kota menuju Bromo tepat pukul 22.00 WIB. Rute yang kami pilih ialah lewat jalur Probolinggo yang nantinya melalui pintu masuk Cemoro Lawang.
Kurang lebih tepat pukul 03.00-04.00 WIB kami sampai di kawasan pasir berbisik. Kemana tujuan kami? Yeah!! mengejar sunrise!. Minimnya bahkan memang tak ada penerangan jalan di kawasan lautan pasir memaksa kami untuk ekstra kerja keras dalam hal pandangan. Sebab, hanya ada cahaya yang berasal dari kendaraan. tak hanya permasalahan cahaya ataupun medannya. Yap! suhu yang super duper gila juga menjadi tantangan yang paling menarik untuk kami dan saya pribadi yang sedang mengejar cinta (sunrise). Beberapa menit kami habiskan di lautan pasir, kali ini kami mem-fixkan untuk menikmati sunrise dari Pananjakan. Yah ternyata kami salah jalur. Kami ingin melihat sunrise di pananjakan tapi melewati rute cemoro lawang. Tentu kendaraan kami tak bisa menjangkau medan untuk sampai di pananjakan. 
Awalnya sedih iya. But?  masih ada opsi lain. Akhirnya kami kembali ke zona lautan pasir dan memilih untuk menikmati kawasan kawah Gunung Bromo. Sesampainya di area kawah kami langsung memarkirkan kendaraan kami dan mulai mendaki gunung lewati lembah bersama kita berpetualang. ehhhh.. malah nyanyi. Okeee jalan kaki, sesampai di tangga yahhhh tinggi banget yak. Oke, saya mulai menghitung satu demi satu tangga yangsaya pijaki dan ditengah2.. wow! so amazing!! sumpah! kalau saya pernah liat foto-foto di atas puncak gunung nahhhh itu gaes! dannn kabutnya yang menyelimuti lautan pasir dannnnn sinar emas nan elok yang mulai menampakkan wujudnya. Subhanallah maha agung Engkau Ya Tuhanku, surga dunia ciptaanMu sungguh tiada tandingannya. Damn! oke ini lah cinta yang aku temukan, cinta yang aku rasakan, cintaku yang sesungguhnya bersemayam di kawah Gunung Bromo bersama indahnya pancaran cahaya sang fajar yang terbangun.


Masih ingat betul, perjalanan saya ke Bromo untuk kedua kalinya adalah pada bulan November 2014. kali ini sayan ke Gunung Bromo bersama teman kuliah saya satu kelas. Rame-rame? ya jelas, pasti! rute yang kami ambil kali ini melewati Pasuruan. Tujuan kami lsg ke pananjakan yahh yang pasti tetap mengejar cinta sang fajar wkwk. Okee singkat kata sesampai di pananjakan entah kenapa saya kurang excited sama suasana disana. Bagus, memang. Ya tapi…, mungkin karena saya sudah dibuat jatuh cinta untuk pertama kalinya di kawah Gunung Bromo pada perjalanan sebelumnya kali yakk. Setelah kami berpuas ria menikmati keindahan di pananjakan lalu kami turun menuju kawah. Yahh udah mulai terik naik kawah? no! mending saya dibawah jaga motor sambil nikmati pmandangan lautan pasir yang dikelilingi bukit-bukit nan gagah itu.
Nahhh.. ini perjalanan saya yang ketiga kalinya ke Bromo. Yaps! baru saja bulan kemarin saya ber enam dengan agenda yang selalu dadakan meluncur untuk menikmati kecantikan dan ketampanan Bromo. “ga bosen apa, km ke Bromo terus?” eitsss, kan saya sudah bilang.. Karena saya menemukan cinta di Bromo lantas kenapa saya bosan kalau sejatinya saya dibuat merindu terus akan pesonanya yang menawan. Oke, kali ini kami tetap mengambil rute Pasuruan dan memburu sunrise. Jreng.. jreng… sesampainya di pertigaan antara ke pananjakan dan lautan pasir, kami lebih memilih menikmati sunrise di kawah lohh. Di perjalanan yapp medan menyerang kami, kabut yang makin memperparah pandangan yang keterbatasan penerangan jalan dan zona pasir yang berbahaya karena dalam keadaan kabut tebal pandangan kita akan terbatas sehingga kita mungkin bisa saja terperosok ke jurang karena lautan pasir juga terdapat zona berbahaya salah satunya jurang ini. Oke beberapa menit kami habiskan lagi untuk muter-muter mencari rute menuju kawah. samapi suatu ketika kami dihampiri 2 penduduk sekitar yang menawarkan untuk menjadi guide menuju ke kawah. Yahhhh namanya juga kami mahasiswa yak. Tentunya kami menolak tawaran itu, alias hemat ongkos wkwk. okee kami punya solusi untuk ini. Jangan gelisah, takut, cemas, maupun gundah gulana saat berada di zona lautan pasir yang medannya seperti ini. Pada punya hape canggih kan? nahhhh gunakan GPS untuk negikuti rute yang akan mengantarkan kita ke kawah. Gak percaya? sinyal dari mana? eits tenang…, meskipun di daerah gunung, Bromo kini sudah support jaringan lochh.. yang lagi hits-hitsnya live IGjangan khawatir, lancar jaya boskuhhhh. Karena aku sudah mencoba dan menikmatinya wkwk. 
Okeee true! kecantikan fajar di kawah kini ia tujukkan lagi kepada kami dan saya tentunya yang semakin dibuat jatuh cinta tiada henti. Seperti foto yang saya post di cerita saya ini, saya mengambilnya tepat di tengah pendakian menuju kawah. Setelah kami menghabiskan kenikmatan di kawah lalu kami melanjutkan perjalanan pulang ke Malang melewati rute Tumpang sama seperti perjalanan saya sebelumnya yang selalu memilih rute Tumpang untuk perjalanan pulang. Karena kami ingin menikmati surga dunia yang sering disebut bukit teletubies juga padang savananya Bromo. Ntah lah saya harus ngomong apa lagi kehabisan kata-kata. tiada hentinya saya berucap syukur atas ciptanNya ini. Jangan lupa abadikan moment selama berada di kawasan Bromo Tengger Semeru agar kalian selalu merasakan bahwa pernah mencintai dan dicitai suatu surga dunia yang mungkin jarang bisa kalian temui. Eitsss cuma pesen tetap jaga kelestarian yak dimanapun kita berada, jaga dan lindungi jgn dirusak. Simpan untuk anak cucu kita. Sederhana saja, bawa pulang sampahmu intinya jangan buang sampah sembarangan wkwk.. terima kasih banyak teman.

“jangan meninggalkan apapun kecuali jejak”
“jangan mengambil apapun kecuali gambar” dan
“jangan membunuh apapun kecuali kenangan.. ehhh salah, WAKTU maksutnya” hehehe..

Saksi Bisu Cinta Terlarang Kerajaan Singosari



 Jika berbicara kisah asmara Ken Arok dan Kendedes maka para kawan-kawan malang sudah pasti berfokus pada kerajaan Singosari. Dari kisah asmara mereka berdua ibarat cinta terlarang yang ceritanya turun dari mulut ke mulut masyarakat jawa. Ibarat film yang memiliki narasi salah satu narasi awal mula percintaan terlarang kedua insan yang menjadi orang penting di dalam kerajaan Singosari yaitu saat Kendedes sedang mandi dan Ken Arok melihat kemolekan badan Kendedes . kejadian tersebut terjadi di sebuah petirtaan atau pemandian yang bernama Watu Gede. Hingga saat ini pemandian yang menjadi awal kisah 2 insan tersebut masih ada.
Pemandian Watugede sendiri di kalangan warga kecamatan Singosari dikenal sebagai nama sebuah desa. Jika anda dari arah Kota Malang akses menuju desa Watugede yang memiliki situs petirtaan ini cukup mudah dijangkau. Nawak-nawak malang dapat bertanya di sekitar stasiun Singosari yang terletak di sebelah Polsek Singosari. Awalnya situs Watugede sendiri baru di temukan pada tahun 1925 oleh arkeolog yang berasal dari Belanda. Situs pemandian yang kalah terkenal dengan kolam renang kendedes ini cenderung sudah tidak terawat. Hiasan kawat berduri yang mulai berkarat di pagar depan dan papan nama yang sudah rapuh dimakan usia ini sebagai tanda kurangnya perawatan di situs ini.

Keunikan di pertitaan ini adalah mata air yang tidak berhenti mengeluarkan air meskipun musim kemarau panjang. Mungkin karena ditunjang dengan adanya beberapa pohon besar yang biasa disebut dengan pohon Pelo oleh warga sekitar. Selain sumber mata air yang tidak berhenti juga ada beberapa tempat pemujaan untuk pemeluk agama hindu. Seperti kolam yang masih mengeluarkan air dengan debit yang teebilang cukup besar. Disalah satu tangga kolam ada tangga yang memiliki lubang dengan jarak beraturan yang disebut Watu Dakon untuk melihat waktu. Jika nawak-nawak malang penasaran dapat mengunjungi situs ini dengan cara mengisi buku tamu saja tanpa tiket masuk

Friday, June 30, 2017

Merencakan Liburan Bareng Anak di Lebaran Ini? Empat Hal Ini Layak Jadi Pertimbangan


Bagi para orangtua dan anak-anak, momen libur sekolah dan libur Lebaran menjadi kesempatan bagus untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Misalnya dengan pelesir ke destinasi wisata, menikmati beragama atraksi, wahana, dan fasilitas yang menyenangkan sekaligus menghibur bersama keluarga.
Selain menawarkan hiburan yang menyenangkan, ada baiknya para orangtua juga memperhatikan hal-hal berikut dalam memilih tempat wisata bagi anak-anak.
1.     Diskusikan dengan Anak
Ajak anak ikut terlibat dalam pemilihan destinasi wisata yang akan dipilih untuk mengisi liburan mereka bersama keluarga. Ini demi mengajarkan kepada anak bahwa pendapatnya sangatlah penting dalam pengambilan keputusan sekaligus mengajarkan anak berpikir logis dan cepat dalam mengambil keputusan.
Meski demikian, orangtua harus tetap terlibat mengarahkan anak dalam menentukan tujuan wisata yang akan dikunjungi. Misalnya, mana tempat wisata yang cocok bagi anak-anak dan mana yang tidak.
Orangtua juga harus memberi penjelasan agar mereka bisa menerima alasan yang diberikan.
Yang tak kalah penting, tempat wisata yang dipilih bisa diterima seluruh anggota keluarga sehingga bisa menyenangkan bagi semuanya.
2.     Sesuaikan budget
Jika budget yang ada tidak mencukupi untuk pergi jalan-jalan ke tempat yang jauh, misalnya ke luar negeri, maka objek wisata di dalam negeri bisa menjadi pilihan liburan Lebaran. Misalnya lokasi liburan di sekitar Jakarta. Yang penting, anak-anak senang dengan aktivitas liburannya.
3.     Tidak berbahaya
Banyak objek wisata yang menawarkan panorama indah dan fasilitas terbaik, namun kurang bersahabat dan berbahaya bagi anak-anak. Agar liburan tidak berakhir dengan bencana, pilihlah tempat wisata yang ramah anak sehingga orangtua tidak perlu was-was sepanjang liburan.
4.     Memiliki nilai edukatif
Nilai edukatif merupakan hal terpenting dalam memilih tempat liburan bagi anak-anak. Itu karena dari tempat tersebut mereka bisa mendapatkan ilmu, pengalaman dan informasi bermanfaat secara menyenangkan.
Di Jakarta, objek wisata bernilai edukatif bisa mudah ditemukan. Satu diantaranya, Ocean Dream Samudra (ODS) Ancol.
Menyambut Lebaran kali ini, ODS menampilkan wahana baru bagi para keluarga untuk menikmat masa liburan. Wahana itu adalah film baru “Yogi Bear New 4D Experience” di wahana Cinema 4D dan wahana baru Sea Lion Exhibit.
Film “Yogi Bear New 4D Experience menceritakan Yogi sang beruang ditemani sahabatnya Boo Boo, ingin menunjukkan bahwa dirinya lebih pintar dibandingkan dengan beruang-beruang lainnya.
Wahana baru
Wahana baru "Yogi Bear New 4D Experience” di Ocean Dream Samudra, Ancol. (dok. Ocean Dream Samudra)
Menikmati jalan cerita film tersebut juga semakin seru karena efek 4D-nya bisa membuat penonton merasakan sensasi seolah ikut masuk dalam sebuah petualangan seru dan merasa berada dalam objek film tersebut.
Sedangkan Sea Lion Exhibit merupakan wahana baru yang mengedukasi pengunjung mengenai keseharian dan tingkah laku singa laut. Melalui wahana ini anak-anak bisa teredukasi mengenai singa laut yang sebelumnya hanya bisa mereka lihat di buku atau ditelevisi.
Selain dua wahana baru di atas, menyambut Lebaran kali ini ODS juga mengadakan beragam permainan seru yang bisa dinikmati oleh para orangtua dan anak.
Kegiatan seperti Mewarnai Kaos, Pukul Ketupat, Coblos Bedug, dan Fashion Mubarak bisa dilakukan mulai dari tanggal 26 Juni sampai 2 Juli 2017, mulai pukul 14.00 WIB sampai selesai.
Yuk rasakan liburan seru Lebaran yang tak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan edukasi kepada anggota keluarga