Showing posts with label HISTORI. Show all posts
Showing posts with label HISTORI. Show all posts

Sunday, July 2, 2017

Lambang Semangat Kota Malang



Letaknya yang tidak jauh dari stasiun Kota Baru menjadikan landskap ini menjadi jujukan para turis di setiap akhir pekan. Berlatar gedung pemerintahan yaitu balaikota Kota Malang dan ditemani oleh berbagai bunga-bunga yang cantik membuat Tugu kota Malang ini semakin menawan dan menarik.
Dibalik pagar hitam setengah badan, dan diantara beningnya air tempat teratai yang selalu berlomba untuk mengembang, ada sekilas kisah sejarah dan nilai filosfis yang termuat dalam menjuangnya bangunan tugu yang gagah nan indah ini.
Sejarah merekam, awalnya area tugu ini adalah taman yang diberi nama sebagai JP Coen Plein yang dibuat untuk menghormati  gubernur jenderal Jaan Pieterzoen Coen. Taman ini hanya berupa area melingkar dengan taman yang terbuka. Taman ini sebenarnya hanya digunakan sebagai pelengkap halaman gubernuran Hindia Belanda.
Pada tahun 1946 taman ini mempunyai penghuni baru yaitu Tugu Malang, yang pada saat itu diresmikan sendiri oleh presiden pertama Ir Soekarno. Monumen yang belum sempat selesai 100 persen harus menjadi korban atas keganasan pemerintahan belanda yang kembali berusaha menyerang dalam agresi militer I pada tahun 1947.  Dan dipugar kembali pada tahun 1953 oleh pemerintah Kota Malang, saat itu presiden Indonesia kembali hadir untuk meresmikan untuk kedua kalinya. Beberapa sumber bahkan mengatakan bahwa Tugu Kota Malang ini sebenarnya bukan hanya aset Malang melainkan Ikon Indonesia hal ini disebabkan Karena pada tahun 1946 Ir Soekarno menginginkan  Indonesia memiliki monument kemerdekaan, dari beberapa kota yang diajukan akhirnya malang lah yang dipilih. Dengan alasan Kota malang dari segi geografis bisa dikatakan relative aman Karena dikelilingi oleh gunung dan hanya memiliki satu akses masuk yaitu melalui Lawang.
Selain menarik dari segi sejarah bangunan ini juga menyimpan sisi filosofis yang indah. Yaitu seperti puncak tugu yang berbentuk seperti bambu runcing, hal ini melambangkan semangat perlawanan dalam memperoleh kemenangan. Pengingat waktu kemerdekaan juga terkandung dalam tugu Malang, tangga yang berentuk sudut 4 dan 5 melambangkan tahun, sedangkan bukan dan tahun diwakili oleh bintang yang mempunyai 8 tingkat dan 17 pondasi.
bukan hanya indah Tugu kota Malang ternyata telah menjadi saksi bisu perkembangan sejarah di Kota Malang.

Saturday, July 1, 2017

From Bromo with Love



Entah kenapa Pesona Gunung Bromo Tengger Semeru selalu memaksaku untuk kembali dan kembali lagi menikmati maha besar surga dunia ciptaanNya ini. Awal pertama kali menginjakkan sepatu di tanah Gunung Bromo pada tahun 2013-2014. Masih ingat betul saat itu saya masih fresh-freshnya menyandang status mahasiswa baru di Universitas Brawijaya, Malang. Perjalanan pertama saya ke Gunung Bromo diajak teman-teman saya di suatu Organisasi yang ad di fakultas saya, FTP. “Yashhh..!”  mendadak, atau dadakan selalu menjadi ciri khas saya kalau ngetrip wkwk. Oke tepatnya kurang lebih kami ber-8 berangkat dari Malang kota menuju Bromo tepat pukul 22.00 WIB. Rute yang kami pilih ialah lewat jalur Probolinggo yang nantinya melalui pintu masuk Cemoro Lawang.
Kurang lebih tepat pukul 03.00-04.00 WIB kami sampai di kawasan pasir berbisik. Kemana tujuan kami? Yeah!! mengejar sunrise!. Minimnya bahkan memang tak ada penerangan jalan di kawasan lautan pasir memaksa kami untuk ekstra kerja keras dalam hal pandangan. Sebab, hanya ada cahaya yang berasal dari kendaraan. tak hanya permasalahan cahaya ataupun medannya. Yap! suhu yang super duper gila juga menjadi tantangan yang paling menarik untuk kami dan saya pribadi yang sedang mengejar cinta (sunrise). Beberapa menit kami habiskan di lautan pasir, kali ini kami mem-fixkan untuk menikmati sunrise dari Pananjakan. Yah ternyata kami salah jalur. Kami ingin melihat sunrise di pananjakan tapi melewati rute cemoro lawang. Tentu kendaraan kami tak bisa menjangkau medan untuk sampai di pananjakan. 
Awalnya sedih iya. But?  masih ada opsi lain. Akhirnya kami kembali ke zona lautan pasir dan memilih untuk menikmati kawasan kawah Gunung Bromo. Sesampainya di area kawah kami langsung memarkirkan kendaraan kami dan mulai mendaki gunung lewati lembah bersama kita berpetualang. ehhhh.. malah nyanyi. Okeee jalan kaki, sesampai di tangga yahhhh tinggi banget yak. Oke, saya mulai menghitung satu demi satu tangga yangsaya pijaki dan ditengah2.. wow! so amazing!! sumpah! kalau saya pernah liat foto-foto di atas puncak gunung nahhhh itu gaes! dannn kabutnya yang menyelimuti lautan pasir dannnnn sinar emas nan elok yang mulai menampakkan wujudnya. Subhanallah maha agung Engkau Ya Tuhanku, surga dunia ciptaanMu sungguh tiada tandingannya. Damn! oke ini lah cinta yang aku temukan, cinta yang aku rasakan, cintaku yang sesungguhnya bersemayam di kawah Gunung Bromo bersama indahnya pancaran cahaya sang fajar yang terbangun.


Masih ingat betul, perjalanan saya ke Bromo untuk kedua kalinya adalah pada bulan November 2014. kali ini sayan ke Gunung Bromo bersama teman kuliah saya satu kelas. Rame-rame? ya jelas, pasti! rute yang kami ambil kali ini melewati Pasuruan. Tujuan kami lsg ke pananjakan yahh yang pasti tetap mengejar cinta sang fajar wkwk. Okee singkat kata sesampai di pananjakan entah kenapa saya kurang excited sama suasana disana. Bagus, memang. Ya tapi…, mungkin karena saya sudah dibuat jatuh cinta untuk pertama kalinya di kawah Gunung Bromo pada perjalanan sebelumnya kali yakk. Setelah kami berpuas ria menikmati keindahan di pananjakan lalu kami turun menuju kawah. Yahh udah mulai terik naik kawah? no! mending saya dibawah jaga motor sambil nikmati pmandangan lautan pasir yang dikelilingi bukit-bukit nan gagah itu.
Nahhh.. ini perjalanan saya yang ketiga kalinya ke Bromo. Yaps! baru saja bulan kemarin saya ber enam dengan agenda yang selalu dadakan meluncur untuk menikmati kecantikan dan ketampanan Bromo. “ga bosen apa, km ke Bromo terus?” eitsss, kan saya sudah bilang.. Karena saya menemukan cinta di Bromo lantas kenapa saya bosan kalau sejatinya saya dibuat merindu terus akan pesonanya yang menawan. Oke, kali ini kami tetap mengambil rute Pasuruan dan memburu sunrise. Jreng.. jreng… sesampainya di pertigaan antara ke pananjakan dan lautan pasir, kami lebih memilih menikmati sunrise di kawah lohh. Di perjalanan yapp medan menyerang kami, kabut yang makin memperparah pandangan yang keterbatasan penerangan jalan dan zona pasir yang berbahaya karena dalam keadaan kabut tebal pandangan kita akan terbatas sehingga kita mungkin bisa saja terperosok ke jurang karena lautan pasir juga terdapat zona berbahaya salah satunya jurang ini. Oke beberapa menit kami habiskan lagi untuk muter-muter mencari rute menuju kawah. samapi suatu ketika kami dihampiri 2 penduduk sekitar yang menawarkan untuk menjadi guide menuju ke kawah. Yahhhh namanya juga kami mahasiswa yak. Tentunya kami menolak tawaran itu, alias hemat ongkos wkwk. okee kami punya solusi untuk ini. Jangan gelisah, takut, cemas, maupun gundah gulana saat berada di zona lautan pasir yang medannya seperti ini. Pada punya hape canggih kan? nahhhh gunakan GPS untuk negikuti rute yang akan mengantarkan kita ke kawah. Gak percaya? sinyal dari mana? eits tenang…, meskipun di daerah gunung, Bromo kini sudah support jaringan lochh.. yang lagi hits-hitsnya live IGjangan khawatir, lancar jaya boskuhhhh. Karena aku sudah mencoba dan menikmatinya wkwk. 
Okeee true! kecantikan fajar di kawah kini ia tujukkan lagi kepada kami dan saya tentunya yang semakin dibuat jatuh cinta tiada henti. Seperti foto yang saya post di cerita saya ini, saya mengambilnya tepat di tengah pendakian menuju kawah. Setelah kami menghabiskan kenikmatan di kawah lalu kami melanjutkan perjalanan pulang ke Malang melewati rute Tumpang sama seperti perjalanan saya sebelumnya yang selalu memilih rute Tumpang untuk perjalanan pulang. Karena kami ingin menikmati surga dunia yang sering disebut bukit teletubies juga padang savananya Bromo. Ntah lah saya harus ngomong apa lagi kehabisan kata-kata. tiada hentinya saya berucap syukur atas ciptanNya ini. Jangan lupa abadikan moment selama berada di kawasan Bromo Tengger Semeru agar kalian selalu merasakan bahwa pernah mencintai dan dicitai suatu surga dunia yang mungkin jarang bisa kalian temui. Eitsss cuma pesen tetap jaga kelestarian yak dimanapun kita berada, jaga dan lindungi jgn dirusak. Simpan untuk anak cucu kita. Sederhana saja, bawa pulang sampahmu intinya jangan buang sampah sembarangan wkwk.. terima kasih banyak teman.

“jangan meninggalkan apapun kecuali jejak”
“jangan mengambil apapun kecuali gambar” dan
“jangan membunuh apapun kecuali kenangan.. ehhh salah, WAKTU maksutnya” hehehe..

Saksi Bisu Cinta Terlarang Kerajaan Singosari



 Jika berbicara kisah asmara Ken Arok dan Kendedes maka para kawan-kawan malang sudah pasti berfokus pada kerajaan Singosari. Dari kisah asmara mereka berdua ibarat cinta terlarang yang ceritanya turun dari mulut ke mulut masyarakat jawa. Ibarat film yang memiliki narasi salah satu narasi awal mula percintaan terlarang kedua insan yang menjadi orang penting di dalam kerajaan Singosari yaitu saat Kendedes sedang mandi dan Ken Arok melihat kemolekan badan Kendedes . kejadian tersebut terjadi di sebuah petirtaan atau pemandian yang bernama Watu Gede. Hingga saat ini pemandian yang menjadi awal kisah 2 insan tersebut masih ada.
Pemandian Watugede sendiri di kalangan warga kecamatan Singosari dikenal sebagai nama sebuah desa. Jika anda dari arah Kota Malang akses menuju desa Watugede yang memiliki situs petirtaan ini cukup mudah dijangkau. Nawak-nawak malang dapat bertanya di sekitar stasiun Singosari yang terletak di sebelah Polsek Singosari. Awalnya situs Watugede sendiri baru di temukan pada tahun 1925 oleh arkeolog yang berasal dari Belanda. Situs pemandian yang kalah terkenal dengan kolam renang kendedes ini cenderung sudah tidak terawat. Hiasan kawat berduri yang mulai berkarat di pagar depan dan papan nama yang sudah rapuh dimakan usia ini sebagai tanda kurangnya perawatan di situs ini.

Keunikan di pertitaan ini adalah mata air yang tidak berhenti mengeluarkan air meskipun musim kemarau panjang. Mungkin karena ditunjang dengan adanya beberapa pohon besar yang biasa disebut dengan pohon Pelo oleh warga sekitar. Selain sumber mata air yang tidak berhenti juga ada beberapa tempat pemujaan untuk pemeluk agama hindu. Seperti kolam yang masih mengeluarkan air dengan debit yang teebilang cukup besar. Disalah satu tangga kolam ada tangga yang memiliki lubang dengan jarak beraturan yang disebut Watu Dakon untuk melihat waktu. Jika nawak-nawak malang penasaran dapat mengunjungi situs ini dengan cara mengisi buku tamu saja tanpa tiket masuk

Tuesday, April 25, 2017

9 Hal Konyol yang Terjadi dalam Perang Dunia II

9 Hal Konyol yang Terjadi dalam Perang Dunia II




 Jakarta - Tidak semua momen dalam Perang Dunia II diisi dengan kejayaan kepahlawanan.
Ketika seluruh dunia terjerumus dalam perang, tentu saja tidak semua yang maju bertempur memang benar-benar cerdas dalam taktik.
Bahkan, seperti dikutip dari listverse.com pada Selasa (25/4/2017), di Inggris pun pernah ada pajangan bom besar berukuran 10 ribu kilogram di Lincolnshire County. Warga mengira itu adalah patung peringatan terhadap mereka yang gugur di medan perang.
Pada 1958, dewan kota memutuskan untuk memindahkan bom guna keperluan pelebaran jalan. Saat itulah mereka sadar bahwa bom "Grand Slam" masih aktif.
Jadi, selama 14 tahun, bom terbesar milik Inggris itu tergeletak di sana, siap meledak sewaktu-waktu. Bukan hanya peletakan bom itu yang terdengar konyol, seperti 9 kisah berikut ini:
1. Invasi Pulau Kosong


Pada 1943, pasukan Amerika Serikat (AS) dan Kanada bersama-sama menyerbu Pulau Kiska dan bertekad merebutnya dari pasukan Jepang yang mendudukinya. Serbuannya benar-benar ganas. Selama lebih dari 1 bulan, pulau itu dihujani serangan pemboman yang menjatuhkan sekitar 424 ton bahan peledak dari udara dan 330 ton dari lautan. Ketika sedikit tenang, pasukan gabungan datang menyerbu.
Pasukan Amerika Serikat berkekuatan sekitar 35 ribu orang dan mendarat di pantai pulau itu untu memulai invasi. Sementara itu, pasukan Kanada datang dari sisi seberangnya. Dua pasukan itu bertempur dalam suasana berkabut tebal dan gelap sambil berusaha menghindari tembakan-tembakan penembak jitu. Benar-benar brutal.
Para prajurit diterjang peluru seakan dari berbagai arah, lalu ranjau pun meledak di sana-sini. Mereka bertempur selama beberapa hari dengan korban ratusan jiwa, lalu menyadari bahwa tidak ada orang di pulau itu.
Pasukan Jepang sudah hengkang sejak 3 minggu sebelumnya, sehingga pasukan Amerika dan Kanada sebenarnya saling menembaki. Padahal, korban jiwa setidaknya sudah 313 tentara.
2. Mengejar Pilot Amerika


Hazel Ying-Lee adalah wanita China-Amerika pertama yang menjadi pilot bagi militer AS. Ia dilahirkan di AS dan memandangnya sebagai rumahnya. Dengan demikian, ketika pihak Jepang menyerbu Pearl Harbour, ia mendaftar ikut berperang. Tapi, ada saja warga AS yang tidak bisa membedakan keturunan China dan Jepang.
Hal itu menjadi masalah besar bagi Hazel ketika ia melakukan pendaratan darurat di sebuah ladang di Kansas. Seorang petani di sana mengintip ada pesawat terbang dan pilot wanita Asia sedang keluar.
Petani itu terperangah dan mengira pihak Jepang telah memulai invasi dengan mengirimkan pilot wanita ke sebuah pertanian di Kansas.

Petani itu mengambil garpu jerami, berlari ke luar dan mengejar Hazel mengelilingi pesawatnya, sambil berteriak-teriak memanggil para tetangga bahwa pasukan Jepang telah mendarat.
Beberapa kali, Hazel harus bersembunyi di bawah sayap pesawat agar tidak ditikam sampai akhirnya ia berhasil menyakinkan si petani bahwa ia adalah warga Amerika.

3. Serbuan Botol Coca Cola


Kapal perang Yamato adalah salah satu yang terbesar dalam Angkatan Laut Jepang dengan ukuran dan bobot yang luar biasa, seakan tidak bisa ditenggelamkan. Tapi, pilot bernama Thomas Lupo bertekad bulat menenggelamkannya.
Lupo dan kesatuanntya terbang di atas Yamato dan mulai menembak untuk menenggelamkannya dengan segala upaya. Ia begitu bersemangat menembak hingga seluruh pelurunya habis. Tapi, ia tidak menyerah begitu saja dan melemparkan botol Coca Cola yang sudah kosong.
Perlu diketahui bahwa pada masa itu botol Coca Cola masih terbuat dari gelas. Cukup keras benturannya ketika dijatuhkan dari ketinggian, walaupun tidak berdampak apapun kepada kapal perang raksasa itu yang terus melakukan tugasnya.

4. Serangan Bom Jepang Menghantam Pagar


Pada 1945, pihak Jepang melancarkan kiriman balon-balon berpeledak ke Amerika Utara dengan maksud menimbulkan kebakaran di hutan-hutan sehingga menebar ketakutan di kalangan masyarakat.
Tapi upaya itu tidak terlalu berhasil. Dari 9000 balon yang dikirimkan, hanya sekitar 300 yang berhasil melintasi samudra, termasuk 1 balon yang mendarat di provinsi Saskatchewan yang datar di Kanada. Di sana, bom meledak dan merusak pagar sebuah pertanian.
Sepertinya remeh, tapi Kanada bersikukuh mencegah kepanikan di masyarakat sehingga setiap harian di negeri itu dilarang memberitakannya. Pemerintah bahkan meminta seorang remaja pria berusia 15 tahun agar tutup mulut tentang apa yang disaksikannya di pertanian.
5. Pendaratan Darurat Merebut Pulau


Pilot bernama Sersan Sidney Cohen kehabisan bahan bakar pesawat sehingga harus mendarat darurat di Pulau Lampedusa yang sebenarnya berada di bawah kendali pihak Italia. Ia tidak mau berisiko jatuh di laut sehingga nekat mendarat di pulau milik pihak musuh.
Seusai mendarat, pasukan Italia ramai mendatanginya. Tapi, pasukan itu tidak membawa senjata. Mereka malah mengibarkan bendera putih tanda menyerah.
Pimpinan kelompok mengatakan kepada Cohen bahwa mereka ingin menyerah. Mereka menduga bahwa pendaratan Cohen merupakan awal dari invasi besar-besaran, dan mereka tidak mau ambil risiko.
Cohen bergaya tenang dan minta bertemu dengan pucuk pimpinan di sana. Ketika sedang menerima pernyataan menyerah, pihak Sekutu memang benar-benar menghujani pulau dengan bom seakan memperkuat posisi Cohen.
Cohen pun memanfaatkan hal itu sehingga pendaratan darurat yang dilakukannya malah menjadi perebutan seluruh pulau.
6. Torpedo Berbalik Arah




Kapal selam USS Tang adalah salah satu yang paling berhasil dalam menunaikan tugasnya. Tak sampai 1 tahun, kapal selam Amerika Serikat itu telah menenggelamkan 31 kapal musuh. Para awaknya berani dan langsung menyerbu rombongan kapal Jepang walaupun kalah dari segi jumlah.
Selama itu, mereka selalu lolos dari serangan balik, kecuali ketika serangan itu malah datang dari diri sendiri. Ketika meluncurkan torpedo terakhir, perangkat ledak itu membelok tak terduga dan kembali tepat ke tempat asal peluncurannya.
Akibat torpedo, lambung kapal selam pun robek dan para awak kemudianh harus naik ke permukaan untuk menunggu penyelamatan. Ironis, karena penyelamatan justru datang dari kapal penghancur milik Jepang yang seharusnya mereka tenggelamkan.
7. Serangan Bom di Sekolah

Pada 1945, beberapa pesawat pembom Inggris menyerang markas Nazi Gestapo di Copenhagen, Denmark. Tapi, ada yang meleset dari rencana serangan 3 gelombang tersebut.
Dalam gelombang serbuan pertama, sebuah pesawat terbang Inggris jatuh ke sebuah tiang lampu jalan. Dengan demikian, pesawatnya berbelok arah tanpa kendali dan salah satu sayap pesawat terbang merangsek sisi sebuah rumah.
Bom yang ada pada sayap terlepas dan jatuh ke arah warga sipil di bawahnya. Pesawat itu sendiri kemudian jatuh dan merusak sebuah sekolah Katolik.
Serangan gelombang ke dua melihat kerusakan bangunan di bawah mereka dan menduga bahwa bangunan itu merupakan salah satu sasaran, sehingga para pembom berikutnya ikut menjatuhkan bom ke sana.
Ketika gelombang ke tiga tiba, sekolah dasar itu sudah menjadi lubang berasap di tanah.
8. Tenggelam karena Jamban Rusak

Pihak Jerman menjadi pelopor dalam teknologi pengolahan tinja dalam kapal selam. Cukup rumit membayangkan prosesnya, tapi membuang tinja dalam kapal selam adalah hal yang rumit.
Biasanya, awak kapal selam baru melakukannya ketika dekat ke permukaan laut, tapi pihak Jerman memiliki teknologi "jamban bertekanan tinggi untuk air dalam" sehingga memungkinkan mereka membuang tinja ketika kapal selam sedang berada di dasar laut.
Prosesnya tidak mudah. Ketika kapal selam U-1206 milik Jerman mencoba pada awalnya, para insinyur sempat membuka katup yang salah sehingga kapal selamnya tenggelam.
Bukannya mengarahkan tinja ke laut, insinyur itu membuka katup yang mengalirkan campuran tinja dan air laut masuk ke dalam kapal selam. Tinja muali memenuhi kapal selam hingga mencapai baterai-baterai dan mengeluarkan gas klorin.
Kapal selam itu terpaksa diapungkan ke permukaan untuk mencegah keracunan gas, tapi mereka langsung dihajar oleh kapal-kapal perang Inggris ketika muncul di permukaan.
Para awak kapal melompat ke sekoci-sekoci karet dan mendayung menuju pantai terdekat, meninggalkan kapal selam yang dipenuhi tinja mereka sendiri.
9. Angkatan Udara AS Menyerang Angkatan Darat AS


Korps II Angkatan Darat AS sedang berada di pulau Sisilia ketika mendapat serangan dari pesawat-pesawat terbang Angkatan Udara AS, menembaki dan menjatuhkan bom ke iringan tank pasukan darat.
Pasukan darat kemudian meluncurkan asap pendar berwarna kunign agar pasukan lain mengetahui mereka satu pihak, tapi pesawat-pesawat terbang it uterus menyerbu.
Pasukan darat sempat heran, bahkan ada dugaan bahwa penyerbu mereka adalah penyamaran pihak Jerman. Karena tak ada pilihan lain, pasukan darat balas menembak sehingga menjatuhkan satu pesawat.
Pilot pesawat itu berhasil mendarat selamat menggunakan parasut dan pasukan darat mendatanginya untuk melihat siapa yang menyerang mereka.
Melihat pilot Amerika tersebut, komandan pasukan tank berteriak, "Dasar bodoh, tidakkah kamu mengerti sinyal pengenal berwarna kuning?"
Pilot itu kelihatan bingung dan berkata singkat, "Oh, itu artinya, ya?"